Safari Jum’at Dekatkan Polri dengan Masyarakat

 0
Safari Jum’at Dekatkan Polri dengan Masyarakatby adminHT01on.Safari Jum’at Dekatkan Polri dengan MasyarakatPolres Trenggalek – Bertempat di Masjid Baitul Murtadlo desa Senden Kampak Trenggalek, Kapolsek Kampak Polres Trenggalek Iptu Anwar, SH beserta beberapa anggota laksanakan kegiatan “safari Jum’at”, Jum’at (26/05). Kegiatan “safari jum’at” tersebut dilaksanakan sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan Polri serta untuk memberikan pesan pesan Kamtibmas kepada masyarakat terkait maraknya kegiatan terorisme dan […]

Polres Trenggalek – Bertempat di Masjid Baitul Murtadlo desa Senden Kampak Trenggalek, Kapolsek Kampak Polres Trenggalek Iptu Anwar, SH beserta beberapa anggota laksanakan kegiatan “safari Jum’at”, Jum’at (26/05).

Kegiatan “safari jum’at” tersebut dilaksanakan sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan Polri serta untuk memberikan pesan pesan Kamtibmas kepada masyarakat terkait maraknya kegiatan terorisme dan kelompok radikalisme yang baru baru ini terjadi dan berniat merusak keutuhan NKRI.

“terima kasih atas waktu yang diberikan, saya harap masyarakat desa senden pada khususnya tidak mudah terpengaruh dengan faham dan ajakan untuk melakukan kegiatan terorisme dan kelompok radikal, islam itu cinta damai dan sebagai agama yang rahmatan lil alamin” ujar Iptu Anwar, SH.

Alloh berfirman, “Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati di dalam kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Al Ashr: 1-3)

Akar radikalisme di Indonesia adalah timbulnya kecurigaan antar masyarakat yang kemudian akan menimbulkan kegamangan dalam kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, harus ada solusi untuk menggagas kehidupan masyarakat yang lebih harmonis dan toleran.

Bila kita melihat perjuangan Nabi saw dan sahabat di Madinah selalu mengedepankan budaya kedamaian. Orang Islam menghargai kerukunan beragama, hingga melahirkan piagam Madinah. Inilah salah satu bukti bahwa Nabi saw dan sahabat selalu bersikap toleransi dan menjauhkan sikap anarkis lagi biadab. Maka Islam tidak pernah mencontohkan tindak kekerasan.


Sumber : Polres Trenggalek