Menghormati Orang yang Berpuasa Warung Tutup Tirai Kaca

 0
Menghormati Orang yang Berpuasa Warung Tutup Tirai Kacaby adminHT01on.Menghormati Orang yang Berpuasa Warung Tutup Tirai KacaPolres Trenggalek – Jika kita perhatikan selama bulan Ramadan banyak warung makan yang tutup. Alasannya sederhana yaitu untuk menghormati orang-orang yang sedang berpuasa. Seperti yang terlihat di warung-warung di Kecamatan Kampak Kabpaten Trenggalek kali ini, Senin (29/05). Dalam Patroli yang dipimpin Kapolsek Kampak Polres Trenggalek Iptu Anwar, SH beserta Kasihumas Aiptu Suwarno mengunjungi beberapa warung […]

Polres Trenggalek – Jika kita perhatikan selama bulan Ramadan banyak warung makan yang tutup. Alasannya sederhana yaitu untuk menghormati orang-orang yang sedang berpuasa. Seperti yang terlihat di warung-warung di Kecamatan Kampak Kabpaten Trenggalek kali ini, Senin (29/05).

Dalam Patroli yang dipimpin Kapolsek Kampak Polres Trenggalek Iptu Anwar, SH beserta Kasihumas Aiptu Suwarno mengunjungi beberapa warung nasi di seputaran terminal dan kawasan perumahan penduduk. Dijumpai beberapa warung nasi yang tutup sebagai wujud menghormati orang-orang yang berpuasa dan terlihat juga warung nasi yang tutup separuh atau kaca warung tertutup tirai.

Zaman tahun 1970-an, sebagian besar warung makan itu tutup. Ini karena banyak pembelinya yang puasa. Meski demikian, tetap ada segelintir yang buka. Itu pun mereka pasang tirai berupa kain sehingga tidak terlihat oleh orang orang yang puasa. Malu jika terlihat makan di tempat umum saat puasa. Mungkin dulu mayoritas masih Muslim.

Allah mengizinkan orang orang yang sedang dalam perjalanan dan sakit untuk tidak puasa. Ini dalilnya surat Al Baqarah 185. Selain itu ada tambahan orang orang tua yang sudah lemah dan tak sanggup puasa juga boleh tidak puasa. Mereka bayar fidyah. Wanita yang sedang menstruasi juga tidak boleh puasa. Jadi di bulan puasa, meski puasa itu wajib, tetap ada orang orang yang boleh tidak puasa. Bahkan haram berpuasa seperti wanita yang sedang menstruasi.

“Jadi jika ada warung makanan tetap buka, ya biarkan saja. Jika tidak, yang tidak puasa itu terutama yang sakit makan apa?” ujar Iptu Anwar, SH.

Jadi dalam beragama itu yang penting ilmu harus ada serta paham. Sehingga tidak ekstrim berlebihan.


Sumber : Polres Trenggalek