Patroli Pule Ingatkan Warga Waktu Rawan Kejahatan di Bulan Puasa

 0
Patroli Pule Ingatkan Warga Waktu Rawan Kejahatan di Bulan Puasaby adminHT01on.Patroli Pule Ingatkan Warga Waktu Rawan Kejahatan di Bulan PuasaPolres Trenggalek – “Kejahatan datang karena adanya niat dan kesempatan, jadi kesempatan yang digunakan oleh pelaku – pelaku kriminal pencurian menggunakan kelengahan korbannya. Dalam melakukan pencurian mereka menentukan objek sasaran mereka pada rumah yang ditinggal pergi pemiliknya, untuk kegiatan sholat taraweh di bulan ramadhan. Untuk itu mari bersama – sama menjadi polisi terhadap barang miliknya […]

Polres Trenggalek – “Kejahatan datang karena adanya niat dan kesempatan, jadi kesempatan yang digunakan oleh pelaku – pelaku kriminal pencurian menggunakan kelengahan korbannya. Dalam melakukan pencurian mereka menentukan objek sasaran mereka pada rumah yang ditinggal pergi pemiliknya, untuk kegiatan sholat taraweh di bulan ramadhan. Untuk itu mari bersama – sama menjadi polisi terhadap barang miliknya sendiri,  dengan mengupayakan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan,” Kata Aiptu Nugroho KSPK B Polsek Pule Polres Trenggalek saat dialogis di warung Mbah Sarmi Dusun Kasrepan, Kamis (8/6).

Dalam pemantauan situasi masyarakat di seputaran Dusun Kasrepan Desa Jombok sementara aman, Tidak adanya gangguan kamtibmas yang ada. Masyarakat masih bisa dalam pelaksanaan ibadah malam hari tanpa adanya rasa takut, terhadap pelaku kriminal pencurian.

“Meskipun demikian situasi yang sekira aman, saya memberitahu kepada warga yang ada di lingkungan Kasrepan agar kehati-hatian tetap terjaga,” Kata Teguh salah satu tokoh masyarakat di Dusun Kasrepan Desa Jombok.

Kita mengetahui tentang perkembangan di Medsos tentang Persekusi, mengenai penjelasan tentang adanya persekusi disampaikan Kanit Reskrim Polsek Pule Polres Trenggalek yang ikut dalam kegiatan patroli dialogis.

“Persekusi itu beda dengan main hakim sendiri, dalam makna yang sebenarnya persekusi itu adalah tindakan memburu seseorang atau golongan tertentu yang dilakukan suatu pihak secara sewenang – wenang dan sistematis juga luas, kemudian diserahkan kepada polisi untuk menentukan langkah hukum, jadi beda dengan main hakim sendiri,” Kata Aiptu Subagyo.

Dalam persekusi target yang menjadi sasaran di eksekusi dengan tidak memandang praduga tak bersalah ini yang tidak dibenarkan, karena setiap pelaku sebelum adanya putusan hakim praduga tak bersalah menjadi haknya. Perbedaan dengan main hakim sendiri dengan Persekusi terletak pada finalnya, dalam perbuatan main hakim sendiri tidak perlu dilanjutkan ke hukum pengadilan. Akan tetapi pada Persekusi finalnya pada permintaan dilanjutkan secara hukum yang berlaku.


Sumber : Polres Trenggalek