Mayat Anak Belasan Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon Ketela Karet

 0
Mayat Anak Belasan Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon Ketela Karetby adminHT01on.Mayat Anak Belasan Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon Ketela KaretPolres Trenggalek – WD anak usia belasan tahun ditemukan menggantung di cabang ketela karet tidak jauh dari rumahnya, Minggu (11/6). Kejadian tersebut menggegerkan masyarakat di Dusun Sendang, Desa Puyung, yang diketahui korban tidak pulang sejak hari Sabtu kemarin. Menurut keterangan dari saksi yang menemukan pertama kali, Sunarti, Sagi dan Muji. Ketiganya orang ini hendak memetik […]

Polres Trenggalek – WD anak usia belasan tahun ditemukan menggantung di cabang ketela karet tidak jauh dari rumahnya, Minggu (11/6). Kejadian tersebut menggegerkan masyarakat di Dusun Sendang, Desa Puyung, yang diketahui korban tidak pulang sejak hari Sabtu kemarin.

Menurut keterangan dari saksi yang menemukan pertama kali, Sunarti, Sagi dan Muji. Ketiganya orang ini hendak memetik sayur nangka di ladangnya di Dusun Sendang, sesaat dalam perjalanan menuju ke ladangnya melewati rerimbunan semak-semak. Di antara rimbunya semak Sunarti melihat kepala anak kecil, Untuk memastikan kebenaran yang dilihatnya didekatiya dan kaget bukan kepalang. Melihat anak dari tetangganya Kaminto sudah meninggal dengan cara menggatung dicabang pohon ketela karet.

Dari kejadian yang ditemukanya, Ketiga orang ini berteriak minta tolong, teriakan ketiganya didengar oleh Kaminto yang rumahnya tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara. Kemudian Dia mendatangi lokasi dan mengetahui anaknya yang sudah tidak bernyawa tergelantung diantara cabang ketela karet.

“Dia ( WD ) tidak pulang kerumah sejak hari sabtu kemarin, atas kejadian itu saya mencari anak saya disekitar rumah, karena biasanya sudah pulang dari bermain. Karena tidak juga menemukan anaknya kemudian mencari ke rumah sanak family namun tidak juga ditemukan, kemudian dibantu oleh Sali tetangga , mencari kerumah famili yang ada di Desa Pule dan Desa Pakel hingga menjelang subuh namun tidak juga ditemukan,” Penuturan yang disampaikan Kaminto ayah korban.

Atas informasi dan laporan masyarakat Desa Puyung, Polsek Pule Polres Trenggalek melakukan koordinasi dengan Puskesmas Pule untuk penanganan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Dari hasil visum yang dilakukan oleh petugas medis, Budi Setiawan dari Puskesmas Pule. Tidak ditemukanya tanda-tanda penganiayaan, Yang ditemukan dari hasil visum terhadap korban WD, lidanya menjulur serta ditemukanya kotoran dibagian duburnya. Sehingga ditarik kesimpulan korban meninggal karena gantung diri.


Sumber : Polres Trenggalek