Halal Bi Halal Dengan Perhutani dan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Hutan

 0
Halal Bi Halal Dengan Perhutani dan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Hutanby adminHT01on.Halal Bi Halal Dengan Perhutani dan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan HutanPolres Trenggalek – Kunjungan Kapolsek Pule Iptu Suraji,SH,MH dan beberapa Kanit Polsek ke Kantor Perhutani di Dusun Kasrepan Jombok, merupakan kegiatan halal bi halal imbangan yang dilakukan oleh personel Perhutani ke Mako Polsek Pule Polres Trenggalek beberapa waktu yang lalu. Dalam mengimbangi kegiatan yang dilakukan dari pihak perhutani, Kapolsek mengunjungi kantor Perhutani, Rabu (5/7). Selain […]

Polres Trenggalek – Kunjungan Kapolsek Pule Iptu Suraji,SH,MH dan beberapa Kanit Polsek ke Kantor Perhutani di Dusun Kasrepan Jombok, merupakan kegiatan halal bi halal imbangan yang dilakukan oleh personel Perhutani ke Mako Polsek Pule Polres Trenggalek beberapa waktu yang lalu. Dalam mengimbangi kegiatan yang dilakukan dari pihak perhutani, Kapolsek mengunjungi kantor Perhutani, Rabu (5/7).

Selain kegiatan halal bi halal yang dilakukan Kapolsek Pule shering dengan pihak perhutani, mengenai perundang – undangan yang mencakup perlindungan hutan yang menjadi tugas dari Polri dengan Perhutani. Melihat wilayah Pule umumnya memiliki lahan yang menjadi tanggung jawab Perhutani, dengan saling memberikan masukan terhadap jalannya peraturan yang ada guna mengupayakan situasi yang aman di wilayah Pule. Aman dalam arti tidak adanya tindak ilegal loging, dan kegiatan yang menggunakan manfaat hutan untuk keperluan serta perusakan hutan.

Dalam aturan hukum yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dijelaskan, setiap orang dilarang membakar hutan, menebang pohon atau memanen hasil hutan serta memperjualbelikan getah pinus tanpa memiliki hak atau ijin dari pejabat berwenang. Seperti untuk wilayah Pule sendiri hutan milik perhutani, banyak yang ditanami pohon pinus. Dengan aturan seperti ini masyarakat dilarang mengambil getah pinus tanpa adanya ijin dari pihak Perhutani, pengambilan hasil getah pinus tanpa adanya ijin bisa dipidanakan.

Polri sebagai subyek hukum dalam pelaksanaan dari proses penyidikan akan selalu berkoordinasi dengan Perhutani bila menemukan kejadian tindak pidana yang berkaitan dengan hasil hutan. Yang mana Polisi mengacu pada peraturan hukum yang telah disahkan, implementasi dalam undang-undang 41 tahun 1999 tentang kehutanan.

“Kita telah melakukan halal bi halal sekaligus sosialisasi dengan pihak Perhutani mengenai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan hutan. Yang diterima langsung oleh Karyono mantri hutan diwismanya Dusun Kasrepan Jombok, ” Kata Iptu Suraji saat dikonfirmasi di Mako Polsek Pule Polres Trenggalek.

Kegiatan yang dilakukan Kapolsek Pule Iptu Suraji dengan Perhutani kawasan Pule siang itu, diakhiri dengan foto bersama-sama sebagai mitra dalam tugas. Kebersamaan dalam mitra akan bisa terlihat dengan adanya koordinasi dan kegiatan shering permasalahan dengan stake holder yang berkepentingan dibidangnya. Dalam mewujudkan program patuh hukum yang dikeluarkan Kapolda Jatim sekarang ini.


Sumber : Polres Trenggalek