Nelayan Prigi Watulimo Gelar Ritual Sedekah Larung Sembonyo

 0
Nelayan Prigi Watulimo Gelar Ritual Sedekah Larung Sembonyoby adminHT01on.Nelayan Prigi Watulimo Gelar Ritual Sedekah Larung SembonyoPolres Trenggalek – Sebagai bentuk rasa syukur atas tangkapan ikan laut yang melimpah, warga nelayan di Perairan Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek menggelar upacara adat labuh laut larung Sembonyo. Minggu (13/8/2017). Dalam kegiatan yang dihadiri oleh ribuan warga masyarakat Kecamatan Watulimo Polres Trenggalek itu diawali dengan kirap tumpeng agung dari halaman Kantor Kecamatan Watulimo, Kabupaten […]

Polres Trenggalek – Sebagai bentuk rasa syukur atas tangkapan ikan laut yang melimpah, warga nelayan di Perairan Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek menggelar upacara adat labuh laut larung Sembonyo. Minggu (13/8/2017).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh ribuan warga masyarakat Kecamatan Watulimo Polres Trenggalek itu diawali dengan kirap tumpeng agung dari halaman Kantor Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek hingga TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Prigi dan dilanjutkan rangkaian acara seremonial.

Kapolsek Watulimo Polres Trenggalek AKP Saiful Rokhman, S.H. mengatakan bahwa kegiatan larung sembonyo labuh laut digelar setiap tahun tepatnya pada bulan Selo dan juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti pengajian umum, kesenian uyon-uyon karawitan, jaranan, tiban, dan wayang kulit semalam suntuk.

“Ini memang bukan sejarah, namun adalah cerita babat tanah Prigi dan sekitarnya,kemudian untuk saat ini, para nelayan memaknai acara larung sembonyo tersebut sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
atas limpahan hasil laut”, ujar AKP Saiful.

Sementara itu, menurut Kepala desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek H. Riono bahwa tradisi sedekah laut tersebut hingga saat kini tetap dilestarikan oleh nelayan sekitar, pemerintah setempat maupun pemerintah daerah, sehingga menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Trenggalek.

“Ini adalah merupakan kegiatan upacara adat yang digelar rutin setiap tahun sejak dahulu kala sudah dilakukan”, tambahnya.

Setelah melakukan serangkaian acara seremonial, tumpeng raksasa dan sejumlah sesaji dilarung ke tengah laut dengan ditarik perahu tradisional milik nelayan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.


Sumber : Polres Trenggalek