Lengkapi Kendaraan Dengan Surat Surat Kepemilikan yang Sah, Usaha Jujur Rejeki Makmur

 0
Lengkapi Kendaraan Dengan Surat Surat Kepemilikan yang Sah, Usaha Jujur Rejeki Makmurby adminHT01on.Lengkapi Kendaraan Dengan Surat Surat Kepemilikan yang Sah, Usaha Jujur Rejeki MakmurPolres Trenggalek – Patroli Polsek Kampak Polres Trenggalek yang dilaksanakan oleh Bripka Ari Wijaya dan Brigadir Imron Rosyadi menyempatkan untuk singgah dilokasi tempat penjual dan penyedia materialan berupa pasir dan kerikil di desa Bendoagung Kampak Trenggalek, Rabu (30/8). Salah satu bisnis yang saat ini berkembang pesat yaitu bisnis properti, kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal menjadikan peluang […]

Polres Trenggalek – Patroli Polsek Kampak Polres Trenggalek yang dilaksanakan oleh Bripka Ari Wijaya dan Brigadir Imron Rosyadi menyempatkan untuk singgah dilokasi tempat penjual dan penyedia materialan berupa pasir dan kerikil di desa Bendoagung Kampak Trenggalek, Rabu (30/8).

Salah satu bisnis yang saat ini berkembang pesat yaitu bisnis properti, kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal menjadikan peluang usaha ini dicari masyarakat. Saat ini peluang usaha properti, tidak hanya fokus membangun rumah dan menjualnya saja. Masih banyak peluang dalam binis properti yang dapat dicoba, salah satu bisnis yang mendukung kebutuhan properti seperti bisnis bahan bangunan juga memiliki prospek pasar yang cukup besar. Karena selama masih ada pembangunan rumah, kantor, sekolah, serta gedung lainnya, bahan bangunan seperti besi, semen, cat, keramik, pasir dan batu akan terus dibutuhkan pasar.

Oleh karena itu Bripka Ari Wijaya bersama sama dengan Brigadir Imron mendatangi tempat penjualan pasir dan kerikil di wilayah desa Bendoagung Kampak Trenggalek sambil memberikan himbauan agar kendaraan yang dipakai untuk mengangkut pasir dan batu dilengkapi surat surat kepemilikan yang sah guna mencegah terjadinya pelanggaran.

“Usaha jujur membuat rejeki makmur, jangan lupa kendaraannya harus lengkap ya pak surat-suratnya jangan sampai kendaraan pick-up yang dipakai hasil tindak pidana ataupun barang barang hasil kejahatan” ujar Brigadir Imron Rosyadi.


Sumber : Halo