Seperti Ini Hebohnya, Kirap Pusaka Hari Jadi Kabupaten Trenggalek Ke-823

 0
Seperti Ini Hebohnya, Kirap Pusaka Hari Jadi Kabupaten Trenggalek Ke-823by adminHT01on.Seperti Ini Hebohnya, Kirap Pusaka Hari Jadi Kabupaten Trenggalek Ke-823Polres Trenggalek – Apa jadinya jika semua pejabat di Trenggalek dari tingkat Bupati hingga camat sampai kepala sekolah menggunakan pakaian adat jawa secara bersamaan ? ya, kesempatan langka ini hanya bisa disaksikan setahun sekali saat Kabupaten yang berada di pesisir selatan Jawa Timur ini menggelar peringatan Hari Jadi yang diperingati setiap tanggal 31 Agustus 2017. […]

Polres Trenggalek – Apa jadinya jika semua pejabat di Trenggalek dari tingkat Bupati hingga camat sampai kepala sekolah menggunakan pakaian adat jawa secara bersamaan ? ya, kesempatan langka ini hanya bisa disaksikan setahun sekali saat Kabupaten yang berada di pesisir selatan Jawa Timur ini menggelar peringatan Hari Jadi yang diperingati setiap tanggal 31 Agustus 2017.

Seperti yang terlihat di seputaran kota Trenggalek hari ini. seluruh pejabat dan Forkopimda Kabupaten Trenggalek berpakaian adat jawa dalam rangka puncak peringatan Hari Jadi kota Trenggalek yang ke 823. Nampak pula Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman S.I.K., M.Si didampingi ketua cabang Bhayangkari Trenggalek Ny. Selvi Donny Adityawarman

Kegiatan berupa kirap pusaka ini diawali dengan prosesi penyerahan pusaka dari Kepala desa kamulan kepada pimpinan kirap di balai desa kamulan Durenan Trenggalek. pusaka tersebut antara lain Payung Song Song Tunggulnogo, Payung Song Song Tunggulprojo, Tombak Korowelang,  Foto Prasasti Sendang Kamulyan dan Piala Adipura, untuk kemudian di kirap menuju Pedopo Kabupaten Trenggalek dengan diiringi oleh 22 kendaraan dari clup jeep Trenggalek.

Sesampai di jalan Kartini, Kirap diteruskan oleh sedikitnya puluhan kereta kencana yang ditumpangi oleh jajaran Forkopimda dan pejabat lainnya dengan rute  Jalan Panglima Besar Jenderal Sudirman-Jalan Yos Sudarso-Jalan Basuki Rahmad-Jalan Patimura-Jalan JA Suprapto-Jalan Diponegoro-Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan PB Sudirman-Finish di pendopo Kab. Trenggalek

Rangkaian kegiatan di Pendopo juga tak kalah menarik untuk disimak. Diawali dengan penyerahan pusaka kepada Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestiantianto, M.Sc, dilanjutkan penyerahan air yang diambil dari 14 sumur dari masing-masing kecamatan yang menggambarkan persatuan dan kerukuman masyarakat Trenggalek. Dan puncaknya adalah pemotongan tumpeng agung oleh Bupati Trenggalek yang kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir. Tak pelak, tumpeng agung yang dipercaya membawa berkah itu pun dijadikan rebutan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Trenggalek menyerahkan anugrah Soetran Award 2017 kepada desa berprestasi antara lain Inovasi penyelenggaraan pemerintahan Desa yakni Desa Mlinjon, Desa Durenan dan Desa Nglebo. Inovasi pembangunan Desa kepada Desa Karangturi dan Desa Wonocoyo. Inovasi pengembangan ekonomi Desa kepada Desa Gading, Desa Ngadisuko dan Desa Baruharjo.

Sementara itu, Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyatakan bahwa usia Kabupaten Trenggalek yang ke-823 merupakan usia yang cukup matang. Oleh karenanya ia berharap seluruh komponen dapat bersatu untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Dihubungi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman, S.I.K., M.Si mengucapkan selamat hari jadi kabupaten Trenggalek ke 823 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek. ia berharap moment hari jadi ini menjadikan Trenggalek lebih maju dan lebih hebat dan bisa bersaing dengan kota lainnya.

“Trenggalek kota kecil. Tapi bukan berarti tidak bisa berprestasi dan terbukti beberapa even, Trenggalek mampu menjadi yang terbaik.” Ucap AKBP Donny


Sumber : Halo