Waspada Radikalisme Dari Fanatik Beragama Menjadi Topik Safari Jum’at Polsek Pule

 0
Waspada Radikalisme Dari Fanatik Beragama Menjadi Topik Safari Jum’at Polsek Puleby adminHT01on.Waspada Radikalisme Dari Fanatik Beragama Menjadi Topik Safari Jum’at Polsek PulePolres Trenggalek – Jum’at, (22/9/2017) Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji SH MH bersama Waka Polsek Ipda Sanusi,SH dan anggota melaksanakan  safari Jum’at di masjid besar  Al. Iman Desa Pule dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa selain itu juga silaturahmi dengan para  jamaah. Kegiatan dialogis  Kapolsek Pule Polres Trenggalek ini dengan tokoh agama sekaligus taqmir […]

Polres Trenggalek – Jum’at, (22/9/2017) Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji SH MH bersama Waka Polsek Ipda Sanusi,SH dan anggota melaksanakan  safari Jum’at di masjid besar  Al. Iman Desa Pule dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa selain itu juga silaturahmi dengan para  jamaah.

Kegiatan dialogis  Kapolsek Pule Polres Trenggalek ini dengan tokoh agama sekaligus taqmir masjid al. Iman Kyai Maryono dan juga dengan mantan Pj Camat Pule  Subroto  S.Sos membahas adanya faham radikalisme.

Radikalisme merupakan suatu paham atau aliran yang menunjukkan perubahan baik perubahan sosial maupun perubahan politik dengan cara kekerasan. Dilihat dari sudut pandang agama mengacu pada pondasi agama yang sangat mendasar dengan fanatisme sehingga  paham ini tidak sesuai dengan dasar negara Indonesia Pancasila dan UUD 45.

“Dialogis dengan tokoh agama dan Pj Camat Pule ini berkaitan dengan adanya faham radikalisme, memang kalau sudah fanatik tidak jarang penganut dari aliran tersebut menggunakan kekerasan terhadap orang yang berbeda aliran, sehingga memandang orang lain yang tidak sepaham cenderung berburuk sangka mudah mengucapkan kafir , sementara Islam mempunyai arti kedamaian, kebaikan dan keselamatan dan tidak mengajarkan berbuat kekerasan baik dalam penyebarannya maupun paham keagamaan. faham radikal ini jelas tidak sesuai dengan dasar kita Pancasila dan UUD 45., ” tutur Iptu Suraji SH, MH Kapolsek Pule Polres Trenggalek dalam dialogisnya.

Sebagai tokoh agama untuk dapatnya disampaikan kepada warganya bahwa kelompok radikal bertujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, jangan sampai kerukunan antar umat yang sudah terjalin baik selama ini tidak dijaga, “oleh karena itu mari kita tumbuhkan kembali rasa toleransi antar umat dalam kehidupan sehari hari dan hindari rasa perselisihan antar umat guna terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.” tambahnya.


Sumber : Polres Trenggalek