Bhabinkamtibmas Bripka Sarwanto, Sampaikan Waspada Obat Tanpa Adanya Ijin Resmi

 0
Bhabinkamtibmas Bripka Sarwanto, Sampaikan Waspada Obat Tanpa Adanya Ijin Resmiby adminHT01on.Bhabinkamtibmas Bripka Sarwanto, Sampaikan Waspada Obat Tanpa Adanya Ijin ResmiPolres Trenggalek – Sabtu (23/9/2017), Makin banyaknya jenis obat dan alat kosmetik yang beredar dipasaran perlunya perhatian pihak penggunanya dalam menyikapi bahaya yang timbul akibat pemakaian obat dan alat kosmetik yang tidak memiliki ijin dari Dinas Kesehatan. Pesan itu disampaikan Bripka Sarwanto dan Aiptu Nugroho, SH KSPKT B Polsek Pule Polres Trenggalek dalam melakukan patroli […]

Polres Trenggalek – Sabtu (23/9/2017), Makin banyaknya jenis obat dan alat kosmetik yang beredar dipasaran perlunya perhatian pihak penggunanya dalam menyikapi bahaya yang timbul akibat pemakaian obat dan alat kosmetik yang tidak memiliki ijin dari Dinas Kesehatan. Pesan itu disampaikan Bripka Sarwanto dan Aiptu Nugroho, SH KSPKT B Polsek Pule Polres Trenggalek dalam melakukan patroli dialogis di toko obat Fawwas Pule, yang berada di jalan raya Pule deretan ruko pasar.

Dengan ditemani KSPK B Polsek Pule Polres Trenggalek, disampaikan kepada karyawati toko yang saat itu sedang santai menunggu pembeli obat. Perlunya pengawasan obat yang beradar karena banyaknya pemakaian jenis obat kuat impor yang tidak melalui BPOM, yang belum teruji keefektifan bagi pemakainya dan akibat dari konsumsi obat tersebut. Bisa juga akibat yang ditimbulkan dalam efek samping sangat berbahaya, karena belum terujinya secara medis permasalahan dari munculnya obat -obatan impor yang dijual secara online atau melalui toko obat.

Dengan ditemukannya, obat tradisional dan suplemen kesehatan bagi pria yang teridentifikasi mengandung sildenafil dan turunannya. Kandungan sildenafil ini dapat menimbulkan efek kehilangan penglihatan dan pendengaran, stroke, serangan jantung, bahkan kematian. Menurut informasi dari Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan ( BPOM), yang dilansir ke masyarakat agar diketahui dan tidak adanya konsumsi barang tersebut. Yang intinya masyarakat jangan menggunakan jenis obat yang tanpa adanya label dari BPOM, dalam menjaga agar pemakainya bisa dipertanggung jawabkan.

“Obat kuat palsu bisa dibeli bebas diinternet, padahal jenis obat -obatan tersebut merupakan golongan berbahaya dan penggunaanya harus melalui resep dokter. Contoh seorang dokter yang memberi resep penyakit disfungsi eraksi, kepada pasienya akan memberikan dosis yang pas kepada pasienya. Sedangkan jenis obat yang sama dibeli secara online, pengguna tidak mengetahui kondisi penyakitnya dan tentu saja akan membahayakan keselamatan dirinya. Yang paling umum akan menyebabkan over dosis jantung yang berakibat kematian, ” terang Bripka Sarwanto Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek.


Sumber : Polres Trenggalek