Kapolsek Dongko Bersama Sinoman

 0
Kapolsek Dongko Bersama Sinomanby adminHT01on.Kapolsek Dongko Bersama SinomanPolres Trenggalek – Kiat memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat memang sangat bervariasi dalam mengakselerasikan untuk memperoleh suatu kondisi wilayah yang aman dan nyaman. Tak terkecuali Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., berbekal UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjadi pedoman untuk upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan […]

Polres Trenggalek – Kiat memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat memang sangat bervariasi dalam mengakselerasikan untuk memperoleh suatu kondisi wilayah yang aman dan nyaman.

Tak terkecuali Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., berbekal UU No 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjadi pedoman untuk upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan perlindungan,pengayoman, pelayanan kepada masyarakat dan juga menegakkan hukum.

Jum’at 22/09/2017 bertempat di halaman rumah Sdr. Sawarianto Rt 04/01 Dusun Krajan Desa Salamwates Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek dalam rangka memeriahkan bulan Muharam atau tahun baru umat islam yang kali ini menuju tahun ke 1439 Hijriyah bekerjasama dengan komunitas Sinoman yang berarti Sinau Noto Iman menggelar pengajian umum yang dihadiri pengunjung kurang lebih 700 orang.

Kegiatan yang di awali dengan tradisi berdo’a meminta keselamatan yakni ngetung batih serta santunan anak yatim dan dilanjutkan mauidhoh khasanah (nasehat yang baik) oleh pembicara utama yakni Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H.

AKP Tri Basuki dalam kesempatan tersebut membedah tentang kegiatan Muharram,tradisi Suroan dan keamanan ketertiban masyarakat.
Bagi umat Islam ini adalah hari yang penting karena menandai peristiwa dalam sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad saw dari Kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Peristiwa bersejarah itu terjadi pada 1 Muharram tahun baru bagi kalender Hijriyah, yakni dimana tahun Hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah menuju ke Madinah dan hal itulah yang diambil sebagai awal perhitungan bagi kalender Hijriyah.
Dan perlu diingat datangnya 1 Muharram juga kerap diidentikkan dengan tradisi dan ritual malam satu suro atau peringatan tahun Saka yang kali ini jatuh ke 1951, tradisi suronan ini sering dijumpai di budaya masyarakat Jawa.

AKP Tri Basuki menuturkan sebenarnya tradisini ini bermula dari masuknya agama Islam di pulau Jawa yang disebarkan oleh para wali. Pada zaman tersebut agama Islam tidak bisa masuk dan diterima begitu saja oleh masyarakat Jawa zaman dahulu yang karena mereka masih memiliki keyakinan animisme dan dinamisme yang begitu kental.

“Makanya ditetapkanlah Satu Suro yang juga bertepatan dengan 1 Muharram dan momen Satu Suro ini dimaksudkan untuk intropeksi diri walaupun dilakukan dengan bermacam cara tapi tujuannya adalah sama, yaitu semakin mendekatkan diri pada Sang Pencipta” tuturnya.

Tak lupa Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., memasukkan himbauan kamtibmas kepada seluruh hadirin untuk selalu membantu menciptakan keamanan lingkungan dengan tidak melakukan
pelanggaran karena hal tersebut sebagian sudah bisa dikatakan menjadi Polisi bagi diri sendiri,keluarga dan masyarakat.

Dimohon bagi orang tua yang mempunyai anak remaja dan sudah dibelikan baik itu Sepeda motor serta gadget/Handphone keluaran terbaru, janganlah berbangga dulu karena tidak menutup kemungkinan bahwa hal tersebut suatu awal dari kehancuran.
Oleh sebab itu marilah bersama-sma untuk selalu mengawasi putra putri generasi penerus bangsa yang masih remaja agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, pelecehan sexsual maupun tawuran antar pemuda serta yang terpenting lagi kitas harus waspada serta antisipasi tentang peredaran narkoba jenis baru yakni Pil PCC yang sangat merusak akal fikiran bagi penggunanya.

AKP Tri Basuki juga menggugah kesadaran warga masyarakat untuk tetap menjaga fitrahnya sebagai umat manusia yang bermartabat dengan selalu berbuat baik demi kemaslahatan hidup berbangsa dan bernegara jangan mudah terprovokasi terhadap  perkembangan situasi saat ini yang berbeda sudut pandang.

“Perbedaan pendapat ataupun banyak pendapat itu yang membuat bangsa kita cerdas dan kritis dalam berfikir, namun demikian tidak boleh dengan perbedaan yang ada kemudian saling menjatuhkan, apalagi menebar fitnah, dan kebencian, karena fitnah lebih kejam daripada pembunuhan.” pungkasnya.

Tanggapan positif dan antusias dari warga dan hadirin Sinoman atau Sinau noto iman atas seruan moral yang disampaikan Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki.S.H.

Penulis : Heri Tftt
Humas Polsek Dongko


Sumber : Polres Trenggalek