Kanit Binmas Berikan Penyuluhan di Balai Desa Senden Kampak Trenggalek

 0
Kanit Binmas Berikan Penyuluhan di Balai Desa Senden Kampak Trenggalekby adminHT01on.Kanit Binmas Berikan Penyuluhan di Balai Desa Senden Kampak TrenggalekPolres Trenggalek – Kanit Binmas Polsek Kampak Polres Trenggalek Aiptu Agus Wahyudi, SH melaksanakan penyuluhan dibalai desa Senden Kampak Trenggalek dalam rangka peningkatan SDM aparatur desa, Kamis (05/10/2017). Penyuluhan yang dilakukan oleh Aiptu Agus Wahyudi, SH tersebut dengan materi menumbuhkan rasa Nasionalisme, tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, dan tertib berlalu lintas khususnya dikalangan pelajar. Karakteristik Nasionalisme […]

Polres Trenggalek – Kanit Binmas Polsek Kampak Polres Trenggalek Aiptu Agus Wahyudi, SH melaksanakan penyuluhan dibalai desa Senden Kampak Trenggalek dalam rangka peningkatan SDM aparatur desa, Kamis (05/10/2017).

Penyuluhan yang dilakukan oleh Aiptu Agus Wahyudi, SH tersebut dengan materi menumbuhkan rasa Nasionalisme, tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, dan tertib berlalu lintas khususnya dikalangan pelajar.

Karakteristik Nasionalisme yang melambangkan kekuatan suatu Negara dan asprasi yang berkelanjutan, kemakmuran, pemeliharaan rasa hormat dan penghargaan untuk hukum. Nasionalisme tidak berdasarkan pada beberapa bentuk atau komposisi pada pemerintahan tetapi seluruh badan negara, hal ini lebih ditekankan pada berbagi cerita oleh rakyat atau hal yang lazim, kebudayaan atau lokasi geografi tetapi rakyat berkumpul bersama dibawah suatu gelar rakyat dengan konstitusi yang sama, yakni:
Membanggakan pribadi bangsa dan sejarah kepahlawanan pada suatu Negara, Pembelaan dari kaum patriot dalam melawan pihak asing, Kebangkitan pada tradisi masa lalu sebagai bagian mengagungkan tradisi lama karena nasionalisme memiliki hubungan kepercayaan dengan kebiasaan kuno. Seperti nasionalisme orang mesir bahwa kaum patriot harus memiliki pengetahuan tentang kebudayaan mesir yang tua dan hebat untuk menjaga kelangsungan dari sejarah, Suatu negara cenderung mengubah fakta sejarah untuk kemuliaan dan kehebatan negaranya, da spesial lambang nasionalisme yang diberikan untuk sebuah kesucian. Bendera, lambang nasionalisme dan lagu nasionalisme merupakan hal yang suci untuk semua umat manusia sebagai kewajiban untuk pengorbanan pribadi.

Tak lupa Aiptu Agus Wahyudi, SH Kanit Binmas Polsek Kampak Polres Trenggalek menerangkan bahaya Narkoba terutama bagi pecandu, bahaya narkoba tidak hanya merugikan masalah fisik saja tetapi akan mengalami gangguan mental dan kejiwaan. Sebenarnya narkoba ini merupakan senyawa-senyawa psikotropika yang biasa digunakan dokter atau rumah sakit untuk membius pasien yang mau dioperasi atau sebagai obat untuk penyakit tertentu, tetapi persepsi tersebut disalah artikan akibat penggunaan di luar fungsinya dan dengan dosis yang di luar ketentuan. Apabila disalah gunakan, bahaya narkoba dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan, karena mempengaruhi susunan syaraf. Dari ketergantungan inilah bahaya narkoba akan mempengaruhi fisik, psikologis, maupun lingkungan sosial.

Diakhir sesi Aiptu Agus Wahyudi, SH menyampaikan banyak sekali permasalahan-permasalahan yang terjadi di jalanan. Dan juga banyak faktor-faktor yang menyebabkan munculnya pelanggaran ketertiban berlalu lintas di jalan. Selain itu semua yang terjadi sangat berkaitan antar satu dengan lainnya. Hal ini yang menyebabkan permasalahan sulit terselesaikan dan membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk membenahi permasalahan yang ada. Dan juga diperlukannya dukungan dari semua pihak agar terciptanya sesuatu yang diharapkan serta dapat segera terwujud. Pembenahan dari hal sekecil apapun itu dapat mempengaruhi permasalahan yang terjadi. Hal yang paling berpengaruh besar dalam ketertiban berlalulintas di jalan yaitu kesadaran dalam berkendara.

“Mari menjadi pribadi yang lebih baik dengan menjaga rasa Nasionalisme, Nasionalisme bukan hanya harus dimiliki dalam masa mengusir penjajahan (seperti yang terjadi di beberapa negara, juga Indonesia, dalam merebut kemerdekaan) namun pula harus terus dimiliki sampai kapanpun. Hal ini guna tetap mempertahankan eksistensi dan identitas kebangsaan negara yang bersangkutan” ujar Aiptu Agus Wahyudi, SH.


Sumber : Halo