Penggembira Dari PSHT Ranting Pule di Arahkan Tertib Berlalu Lintas

 0
Penggembira Dari PSHT Ranting Pule di Arahkan Tertib Berlalu Lintasby adminHT01on.Penggembira Dari PSHT Ranting Pule di Arahkan Tertib Berlalu LintasPolres Trenggalek – “Agar disampaikan kepada Pamter yang mengawal rekan – rekanya dalam mendukung rekan yang melakukan pengesahan di Padepokan PSHT agar memperhatikan. Pertama dilarang melakukan konvoi dengan menggunakan knalpot Bronk, agar menggunakan helm dan menghindari membawa tongkat yang panjangnya lebih satu meter demi keamanan,” Kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH,MH kepada personel […]

Polres Trenggalek – “Agar disampaikan kepada Pamter yang mengawal rekan – rekanya dalam mendukung rekan yang melakukan pengesahan di Padepokan PSHT agar memperhatikan. Pertama dilarang melakukan konvoi dengan menggunakan knalpot Bronk, agar menggunakan helm dan menghindari membawa tongkat yang panjangnya lebih satu meter demi keamanan,” Kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH,MH kepada personel yang melakukan pengamanan.

Diinformasikan kabar lebih lanjut, rombongan penggembira pengesahan PSHT dari Ranting Pule berkumpul di Simpang Lima Kasrepan Desa Jombok, usai waktu maghrib tadi. Dikabarkan dari personel yang pam, kurang lebih sekitar 250 sepeda motor berkumpul untuk selanjutnya menuju ke arah Trenggalek. Dengan melalui route wilayah Kecamatan Suruh dan Karangan, sebelum jalannya rombongan menuju lokasi terlebih dahulu disampaikan hasil dari rapat koordinasi kemarin termasuk larangan penggunaan knalpot Bronk.

“Salah satu cara bagi para pengendara sepeda motor untuk meningkatkan performa tunggangan adalah mengganti knalpot motor standar dengan knalpot aftermarket atau biasa dikenal dengan knalpot Bronk. Dengan knalpot jenis ini tenaga motor akan meningkat, namun membawa satu masalah baru, polusi suara.”Ujar Ipda Sanusi,SH Waka Polsek Pule Polres Trenggalek saat dikonfirmasi dilokasi.

Knalpot Bronk mengeluarkan suara yang bising dan mengganggu ketenangan banyak orang. Oleh karena itu banyak yang mempersoalkan mengenai keberadaan dan legalitas motor yang bising itu.Mungkin banyak yang belum tahu kalau tingkat kebisingan kendaraan bermotor sebenarnya sudah diatur dalam peraturan hukum di Indonesia.

Waka Polsek Pule Polres Trenggalek menambahkan bahwa dalam menjaga situasi pengesahan warga baru PSHT akan terlihat nyaman, diperintahkan kepada warga senior yang turut dalam penggembira agar tidak menggunakan knalpot bronk. Boleh saja dalam mendukung calon warga baru yang disahkan, akan tetapi disamping itu adanya aturan hukum mengenai tertib berlalu lintas juga harus diperhatikan semua warga.


Sumber : Halo