Iptu Suraji, SH, MH: Warga Baru PSHT Ranting Pule Bisa Menjadi Contoh Masyarakat Yang Patuh Hukum

 0
Iptu Suraji, SH, MH: Warga Baru PSHT Ranting Pule Bisa Menjadi Contoh Masyarakat Yang Patuh Hukumby adminHT01on.Iptu Suraji, SH, MH: Warga Baru PSHT Ranting Pule Bisa Menjadi Contoh Masyarakat Yang Patuh HukumPolres Trenggalek – Sabtu,(14/10/2017), bertempat di Simpang Lima Kasrepan Desa Jombok dilaksanakan apel keberangkatan calon warga baru perguruan silat PSHT ranting Pule yang diambil Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji,SH,MH yang juga dihadiri Muspika, dalam mendukung keamanan dan kelancaran jalannya pengesahan di Padepokan PSHT Cabang Trenggalek. Dalam apel ini diikuti  sekitar 200 orang dengan rincian […]

Polres Trenggalek – Sabtu,(14/10/2017), bertempat di Simpang Lima Kasrepan Desa Jombok dilaksanakan apel keberangkatan calon warga baru perguruan silat PSHT ranting Pule yang diambil Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji,SH,MH yang juga dihadiri Muspika, dalam mendukung keamanan dan kelancaran jalannya pengesahan di Padepokan PSHT Cabang Trenggalek. Dalam apel ini diikuti  sekitar 200 orang dengan rincian peserta wisuda sebanyak  99 orang dengan pendamping sekitar 101 orang.

Dalam arahannya Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji,SH,MH menuturkan bahwa dari Muspika menyampaikan terima kasih dan penghargaan terhadap adik adik yang sudah lama berlatih di perguruan silat PSHT ranting Pule, yang pada malam ini di wisuda, atas nama Muspika mengucapakan selamat menjadi warga baru PSHT ranting Pule.

“Mudah – mudahan dengan tambahnya  warga baru PSHT, maka sebagai generasi muda Pule akan semakin bagus dan baik, akan bisa menjadi motor pengerak generasi lain untuk hidup dengan bersikap yang lebih baik, karena sebagaimana yang diajakan di perguruan silat PSHT tidak ada yang diajarkan yang tidak baik.” Ujar Iptu Suraji,SH,MH Kapolsek Pule Polres Trenggalek dalam arahnnya.

Bahwa perguruan silat PSHT ranting Pule sampai saat ini tidak ada persoalan sama sekali dan tidak tercela dimanapun berada, dengan tambahnya warga baru diharapkan jangan sampai ada persoalan, sehingga dimanapun PSHT ranting Pule berada akan menjadi contoh bagi yang lain, karena di tempat yang lain masih banyak persoalan yang berkaitan dengan media sosial karena memanfaatkan media sosial untuk tujuan yang tidak baik yang berujung berurusan dengan penegak hukum karena melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik nomor 11 tahun 2008.

“Muspika membuka komunikasi setiap saat, ketika ada kegiatan/persoalan silahkan dikomunikasikan persoalan apa saja, kita membuka komunikasi yang seluas luasnya kalau tidak bisa langsung bisa melalui ketua rantingnya, jangan bertindak sendiri sendiri terutama ketika menerima informasi, kadang – kadang diterima mentah –mentah tanpa koordinasi melalui pimpinan dan bertindak diluar kendali ini yang tidak diharapkan. Organisasi harus patuh terhadap aturan dan pimpinannya, kalau tidak patuh akan mencederai nama baik, setelah menjadi warga baru dalam perguruan silat PSHT ranting Pule, implementasikan hal hal yang baik dalam kehidupan sehari – hari.”Penekanan Iptu Suraji,SH,MH Kapolsek Pule Polres Trenggalek mengakhiri arahnnya.


Sumber : Polres Trenggalek