Ops. Bina Kusuma II Semeru 2017, Satbinmas Polres Trenggalek Sentuh Pelajar Pesisir

 0
Ops. Bina Kusuma II Semeru 2017, Satbinmas Polres Trenggalek Sentuh Pelajar Pesisirby adminHT01on.Ops. Bina Kusuma II Semeru 2017, Satbinmas Polres Trenggalek Sentuh Pelajar PesisirPolres Trenggalek – Operasi Bina Kusuma II Semeru 2017 yang dilaksanakan Kepolisian di seluruh Indonesia selama 21 hari kedepan merupakan tindakan pencegahan pelanggaran hukum dan dalam pelaksanaannya lebih mengedepankan tindakan pembinaan (pre-emtif). Satbinmas Polres Trengglek sebagai Satgas Operasi Bina Kusuma II Semeru 2017, kali ini melaksanakan giat pembinaan dan penyuluhan tentang tertib berlalu lintas, kenakalan […]

Polres Trenggalek – Operasi Bina Kusuma II Semeru 2017 yang dilaksanakan Kepolisian di seluruh Indonesia selama 21 hari kedepan merupakan tindakan pencegahan pelanggaran hukum dan dalam pelaksanaannya lebih mengedepankan tindakan pembinaan (pre-emtif).

Satbinmas Polres Trengglek sebagai Satgas Operasi Bina Kusuma II Semeru 2017, kali ini melaksanakan giat pembinaan dan penyuluhan tentang tertib berlalu lintas, kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba kepada siswa/siswi SMK Islam Panggul Kecamatan Panggul bertempat di halaman Sekolah SMK Panggul. Jumat ( 13/10).

Kegiatan ini diambil langsung oleh Kasat Binmas Polres Trenggalek AKP Suyono, S.H.,M.Hum yang menjelaskan dan memberi arahan tentang aturan lalu lintas  di antaranya bagi pengendara sepeda motor harus mempunyai SIM adapun untuk mengurus SIM usianya harus sudah 17 tahun. Sedangkan usianya yang belum sampai 17 tahun maka belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor apalagi tidak memakai helm karena akan berbahaya bagi dirinya dan orang lain.

Selainnya Kasat Binmas menyampaikan tentang kenakalan remaja  diantaranya penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran bagi generasi muda terutama usia remaja. Ia menjelaskan, faktor terbesar dari perilaku kenakalan remaja dikarenakan faktor ikut ikutan, pergaulan, media komunikasi, media hiburan, pengaruh globalisasi, serta kurangnya pemahaman tentang peraturan hukum yang berlaku dan faktor lainnya. Sebab pada usia tersebut merupakan usia yang masih berfikir labil, sehingga mudah untuk meniru dan mencoba coba.

Diungkapkan faktor lingkungan  mempunyai dampak yang paling besar bagi perilaku remaja tersebut. Remaja yang bergaul dilingkungan orang  yang selalu mengkonsumsi narkoba, sangat berpeluang besar, akan memakai narkoba.

“Kepada para siswa SMK Islam kami himbau supaya menjauhi narkoba, minuman keras, ataupun tawuran, karena selain merugikan diri sendiri, juga melanggar hukum sehingga akan bisa diproses secara hukum bagi pelakunya”., ujarnya.

“Marilah kita bawa diri kearah yang positif agar tidak menyusahkan diri sendiri, orang tua, dan sekolah. Tumbuhkan semangat belajar demi sukses meraih masa depan. Kalau ada teman yang datang mempengaruhi sebaiknya tinggalkan, carilah teman yang mengajak ke hal yang positif. SAY NO TO DRUGS… NARKOBA NO, PRESTASI YESS”, pesannya.

Saat di konfirmasi setelah selesai acara kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa/siswi SMK Islam Panggul, ia menjelaskan bahwa lewat penyuluhan ini diharapkan para siswa dapat menanamkan sikap disiplin agar generasi muda dapat benar-benar memahami aturan dan norma  yang berlaku.

“Penyuluhan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan pengenalan hukum dan untuk menghindarkan peserta didik khususnya bagi pelajar dari masalah kenakalan remaja. Agar para pelajar lebih mendalami dan mengetahui jenis, macam, bahaya dan dampak buruknya terhadap kenakalan remaja, sehingga memberikan kesadaran bagi mereka dan mereka bisa berupaya untuk menjauhinya”, tutupnya. (dev).

 


Sumber : Polres Trenggalek