Kapolsek Bendungan Menjadi Pembina Upacara di SMA N 1 Bendungan

 0
Kapolsek Bendungan Menjadi Pembina Upacara di SMA N 1 Bendunganby adminHT01on.Kapolsek Bendungan Menjadi Pembina Upacara di SMA N 1 BendunganPolres Trenggalek – Kepala Kepolisian Sektor Bendungan Polres Trenggalek AKP Sukeni menjadi pembina upacara dalam upacara Bendera di SMA Negri 1 Bendungan Kabupaten Trenggalek, Senin (16/10/2017) pukul 07.00 wib. Upacara bendera dilaksanakan secara rutin di sekolah-sekolah dari mulai SD , SMP dan SMA sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa Indonesia. Untuk kegiatan upacara bendera […]

Polres Trenggalek – Kepala Kepolisian Sektor Bendungan Polres Trenggalek AKP Sukeni menjadi pembina upacara dalam upacara Bendera di SMA Negri 1 Bendungan Kabupaten Trenggalek, Senin (16/10/2017) pukul 07.00 wib.

Upacara bendera dilaksanakan secara rutin di sekolah-sekolah dari mulai SD , SMP dan SMA sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa Indonesia. Untuk kegiatan upacara bendera kali ini dilaksanakan di halaman SMA Negeri 1 Bendungan Desa Sumurup Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek.

Dalam kegiatan upacara Bendera tersebut dihadiri Kepala Sekolah, Dewan Guru serta diikuti para pelajar SMA Negeri 1 Bendungan.

Selaku pembina upacara Kapolsek Bendungan AKP Sukeni dalam amanatnya menyampaikan pesan kepada pelajar khususnya tentang bahaya kenakalan remaja dan masalah tawuran di kalangan pelajar, salah satu pengaruh kenakalan pelajar adalah kemajuan teknologi yang telah merambah ke pelosok-pelosok negeri. Banyak hal positif yang dapat kita ambil dari merebaknya internet tersebut, namun, tidak sedikit hal-hal negatif yang akan mempengaruhi kehidupan masyarakat, terutama pada kalangan remaja/pelajar.

Diakhir amanatnya Kapolsek Bendungan menyampaikan kepada para pelajar untuk menjauhi Narkoba. Selain itu Kapolsek juga menyampaikan kepada pelajar terkait penggunaan media sosial. Kapolsek berharap para pelajar bisa memahami dan bertanggung-jawab dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai para pelajar khususnya pelajar SMA Negeri 1 Bendungan menjadi korban berita yang belum bisa dikaji kebenarannya serta turut menyebarkan berita itu.


Sumber : Polres Trenggalek