Terima Tombokan Togel Melalui SMS, Pria Asal Tulungagung Ditangkap Petugas

 0
Terima Tombokan Togel Melalui SMS, Pria Asal Tulungagung Ditangkap Petugasby adminHT01on.Terima Tombokan Togel Melalui SMS, Pria Asal Tulungagung Ditangkap PetugasPolres Trenggalek – Perang terhadap perjudian di Trenggalek terus di genjarkan oleh jajaran Satreskrim Polres Trenggalek. Dalam satu bulan terakhir, cukup banyak kasus perjudian yang berhasil di ungkap dengan puluhan orang tersangka. Baru-baru ini, Unit Opsnal Satreskrim Polres Trenggalek kembali membongkar perjudian jenis toto gelap yang melibatkan 2 orang warga Gandusari Trenggalek berinisial IS dan […]

Polres Trenggalek – Perang terhadap perjudian di Trenggalek terus di genjarkan oleh jajaran Satreskrim Polres Trenggalek. Dalam satu bulan terakhir, cukup banyak kasus perjudian yang berhasil di ungkap dengan puluhan orang tersangka.

Baru-baru ini, Unit Opsnal Satreskrim Polres Trenggalek kembali membongkar perjudian jenis toto gelap yang melibatkan 2 orang warga Gandusari Trenggalek berinisial IS dan NT serta KD seorang warga Kedungwaru Tulungagung.

Berawal dari penangkapan IS dan NT saat bertransaksi togel di pinggir jalan desa Jajar Gandusari, dimana NT adalah penombok sedangkan IS berperan sebagai pengecer. Saat ditangkap, diperoleh keterangan bahwa IS bekerjasama dengan pengecer lainnya berinial KD yang juga beroperasi di Trenggalek.

Berbekal informasi tersebut, petugas bergerak cepat melakukan pengintaian dan penyelidikan hingga di peroleh informasi bahwa KD berada di salah satu bengkel las di Trenggalek. Dan benar saja, saat ditangkap KD sedang menerima tombokan dari beberapa orang melalui handphone.

Dalam press release yang digelar di Mapolres Trenggalek siang ini, Kasubaghumas Polres Trenggalek, Iptu Supadi, S.H., menerangkan bahwa barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan KD antara lain sebuah handphone berisi SMS tombokan, lembar kertas berisi nomor tombokan togel dan bolpoint. Kamis (19/10).

“Kepada yang bersangkutan kami jerat dengan Pelaku dikenakan  pasal 303 ayat (1) ke – 2e KUHPidana  ancaman 10 tahun” Ucap Iptu Supadi

Lebih lanjut Iptu Supadi menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi bermain judi karena akan merugikan diri sendiri dan keluarga.

“Tidak ada untungnya. Kasihan anak istri dan keluarga jika sampai dipenjara gara-gara judi. Judi melanggar hukum dan norma agama.” Pungkasnya.


Sumber : Polres Trenggalek