Kapolsek Pule Iptu Suraji,SH,MH Hadiri Sosialisasi Pecegahan Dan Penanganan Anak Korban Jaringan Terorisme

 0
Kapolsek Pule Iptu Suraji,SH,MH Hadiri Sosialisasi Pecegahan Dan Penanganan Anak Korban Jaringan Terorismeby adminHT01on.Kapolsek Pule Iptu Suraji,SH,MH Hadiri Sosialisasi Pecegahan Dan Penanganan Anak Korban Jaringan TerorismePolres Trenggalek – Kamis (9/11/2017), bertempat di aula Komando Distrik Militer ( Kodim ) Trenggalek, diadakanya sosialisasi tentang penanganan anak korban jaringan terorisme. Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak  mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam pencegahan dan penanganan anak korban jaringan terorisme, termasuk para instansi dan stake holder yang menangani hal tersebut untuk bersinergi dalam […]

Polres Trenggalek – Kamis (9/11/2017), bertempat di aula Komando Distrik Militer ( Kodim ) Trenggalek, diadakanya sosialisasi tentang penanganan anak korban jaringan terorisme. Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak  mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam pencegahan dan penanganan anak korban jaringan terorisme, termasuk para instansi dan stake holder yang menangani hal tersebut untuk bersinergi dalam melindungi korban anak oleh jaringan terorisme. Termasuk dari unsur Muspika, begitu juga dari kepolisian sector Pule Polres Trenggalek yang dihadiri langsung Kapolsek Pule Iptu suraji,SH,MH langsung dalam kegiatan di Kodim trenggalek.

 

“ Anak sebagai korban kejahatan terorisme bukan sepenuhnya kesalahan anak itu sendiri. Hal tersebut karena dipengaruhi berbagai hal, seperti pengetahuan, pengasuhan orang tua, dan lingkungan. Meskipun kemudian anak itu menjadi pelaku tetap, statusnya adalah korban. Sehingga perlu penanganan khusus dari berbagai elemen masyarakat,” kata Iptu suraji,SH,MH Kapolsek Pule Polres Trenggalek saat dikonfirmasi setelah selesai kegiatan.

 

Anak yang dijadikan kurir, karena ada orang-orang yang tidak bertanggungjawab mengeksploitasi. Sehingga ini perlu peran seluruh elemen untuk bersinergi dalam mencegah dan menangani anak korban terorisme tersebut. Sejauh ini memang belum ada data riil tentang anak korban terorisme, termasuk di Banten. Sementara, beberapa temuan di antaranya di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa timur.

 

Kerawanan memang belum, data juga belum terkumpul secara holistik. Namun, ada gejala-gejala yang perlu kita antisipasi sebagai pencegahan. Oleh karena itu sebelum terlanjur jadi korban jaringan terorisme kita antisipasi buatkan kebijakan pedoman penanganan anak jaringan terorisme, sampai bagaimana nanti merehabilitasi dan mengedukasi anak-anak, diberikan pemahaman yang benar, beberapa yang disampaikan dalam sosialisasi penanganan dan pencegahan anak korban jaringan terorisme siang tadi.

 

 


Sumber : Polres Trenggalek