Karena Himpitan Beban Istri Sakit, Suami Nekat Gantung Diri

 0
Karena Himpitan Beban Istri Sakit, Suami Nekat Gantung Diriby adminHT01on.Karena Himpitan Beban Istri Sakit, Suami Nekat Gantung DiriPolres Trenggalek – Sabtu (11/11/2017), kejadian bunuh diri kembali ada di wilayah Polsek Pule Polres Trenggalek yang dilakukan warga dusun mbangunsari, Pule dengan korban JM (71 ), Rt 45 , Rw 22. Dengan menggunakan seutas tali plastik warna biru yang ditalikan pada kayu di kamar mandinya.   Menurut keterangan yang didapat di lokasi kejadian, kejadian […]

Polres Trenggalek – Sabtu (11/11/2017), kejadian bunuh diri kembali ada di wilayah Polsek Pule Polres Trenggalek yang dilakukan warga dusun mbangunsari, Pule dengan korban JM (71 ), Rt 45 , Rw 22. Dengan menggunakan seutas tali plastik warna biru yang ditalikan pada kayu di kamar mandinya.

 

Menurut keterangan yang didapat di lokasi kejadian, kejadian orang gantung diri diketahui sekira pukul 07.30 Wib. Oleh istrinya sendiri yang menunggu lama suaminya JM yang pamit ke kamar mandi tidak kunjung kembali untuk meminum kopi yang dibuatnya.

“Kita menyita seutas tali plastik warna biru, 1 (satu) pasang sandal jepit warna putih biru merk Swallow yang digunakan korban. untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, dari informasi awal korban tidak kuat menanggung beban istrinya yang mengidap sakit, ” Hasil konfirmasi yang dikatakan Aiptu Subagyo, SH Kanit Reskrim Polsek Pule Polres Trenggalek.

 

Dari kejadian gantung diri yang dilakukan JM, bisa ditarik cerita seperti ini, Pada Sabtu tanggal 11 November 2017 sekira pukul 07.00 wib korban (JM) minta dibuatkan segelas kopi kepada istrinya (JAMINEM). Kemudian oleh istri korban dibuatkan segelas kopi namun belum sempat diminum oleh korban (JM ), kemudian korban pergi ke kamar mandi yang berjarak lebih kurang 20 meter dari rumah korban dengan alasan untuk buang air besar.

Setelah ditunggu-tunggu korban (JM) tidak juga kembali ke rumah, Kemudian sekira pukul 07.30 Wib istri korban mencari korban (JM) ke kamar mandi. Setibanya di kamar mandi pintu kamar mandi dalam keadaan tertutup, kemudian istri korban membuka pintu kamar mandi dan mendapati korban (JM) sudah dalam keadaan leher menggantung di seutas tali plastik di dalam kamar mandi.

Mengetahui kejadian tersebut istri korban berteriak minta tolong dan datang kedua orang anaknya yaitu NYOINEM dan RAHAYU ke lokasi kejadian. Atas adanya kejadian tersebut selanjutnya melapor ke Polsek Pule polres Trenggalek.

 

Berdasarkan keterangan istri korban JAMINEM, bahwa korban menanggung beban hidup yang cukup berat karena harus mengurus istrinya yang sedang sakit sendirian. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kematian korban, tidak meminta untuk dilakukan otopsi dan pihak keluarga sanggup untuk membuat surat pernyataan tertulis bahwa kematiannya merupakan suatu musibah.


Sumber : Halo