Bhabinkamtibmas Polsek Pogalan Selesaikan Masalah Warga Binaannya

 0
Bhabinkamtibmas Polsek Pogalan Selesaikan Masalah Warga Binaannyaby adminHT01on.Bhabinkamtibmas Polsek Pogalan Selesaikan Masalah Warga BinaannyaPolres Trenggalek – Melayani secara Profesional, Transparan dan Akuntabel, menghindari tindakan Kepolisian yang kontra produktif, Bhabinkamtibmas desa Ngulankulon Polsek Pogalan Polres Trenggalek Aiptu Suheri berhasil menyelesaikan masalah warga binaanya tentang utang-piutang antara Dian Mardiana warga  desa Ngulankulon Else Herlina warga perum istana beji Tulunggagung. Minggu (14/01). Masalah utang piutang tersebut bermula ketika Dian Mardiana mempunyai […]

Polres Trenggalek – Melayani secara Profesional, Transparan dan Akuntabel, menghindari tindakan Kepolisian yang kontra produktif, Bhabinkamtibmas desa Ngulankulon Polsek Pogalan Polres Trenggalek Aiptu Suheri berhasil menyelesaikan masalah warga binaanya tentang utang-piutang antara Dian Mardiana warga  desa Ngulankulon Else Herlina warga perum istana beji Tulunggagung. Minggu (14/01).

Masalah utang piutang tersebut bermula ketika Dian Mardiana mempunyai kerja sama dengan Else Herlina yang mempunyai usaha Suplayer Snack dan minuman dan yang lain, Selanjutnya Dian Mardiana dlm usaha dagangnya selalu mengambil barang milik dari Else Herlina, dengan cara Dina Mardiana mengambil barangnya ke tulunggagung,dan cicilan selalu rutin dilaksanakan. permasalaham mulai timbul pada tanggal 30 September 2017. Yang mana Else Herlina via telepon minta KTP Dian Mardiana yang akan digunakan untuk Data, tapi saat itu yang minta bukan Else Herlina, namun suara laki laki yg mengaku dari koperasi, dengan mengunakan telepon Else Herlina, setelah itu Dian Mardiana tidak mencicil angsurannya karena Else Herlina selalu marah marah bila di telepon dan selalu minta bunga. padahal sesuai keterangan dari Dian Mardiana sudah mencicil dan memberi bunga.

Dalam proses mediasi dengan ramah dan sabar Bhabinkamtibmas desa Ngulankulon Aiptu Suheri tersebut menjelaskan bahwa perkara yang terjadi antara mereka adalah perkara perdata dan semestinya bisa diselesaikan atau dibicarakan secara baik-baik, dengan memberikan penjelasan yang baik, tegas dan sopan sehingga kedua ibu – ibu yang berselisih tersebut, memahami dan menerima menyelesaikan masalahnya dengan cara kekeluargan dengan membuat surat perjanjian untuk penyelesaian utang piutannya mereka.

“Jadikan permasalahan ini sebagai pembelajaran dan tidak terjadi di kemudian hari, sehingga kedepannya menjadi lebih baik” ujar Aiptu Suheri sebelum proses penandatanganan pernyataan kedua belah pihak.


Sumber : Polres Trenggalek