Bhabinkamtibmas Pule Laksanakan Pembinaan Linmas bersama Tiga Pilar Desa

 0
Bhabinkamtibmas Pule Laksanakan Pembinaan Linmas bersama Tiga Pilar Desaby adminHT01on.Bhabinkamtibmas Pule Laksanakan Pembinaan Linmas bersama Tiga Pilar DesaPolres Trenggalek – Brigadir Candra salah satu personel Polsek Pule Polres Trenggalek dalam penugasan disamping tugas sehari -hari menjadi personel Polsek, juga adanya penugasan sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek yang membina warga Pule dan mitra kerjanya personel Linmas yang ada. Di bantu dengan personel Babinsa Koramil 0806/10 Pule Serma Sugeng Winarto melakukan pembinaan kepada […]

Polres Trenggalek – Brigadir Candra salah satu personel Polsek Pule Polres Trenggalek dalam penugasan disamping tugas sehari -hari menjadi personel Polsek, juga adanya penugasan sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek yang membina warga Pule dan mitra kerjanya personel Linmas yang ada. Di bantu dengan personel Babinsa Koramil 0806/10 Pule Serma Sugeng Winarto melakukan pembinaan kepada anggota linmas dengan materi Pelatihan baris berbaris di balai desa Pule, Senin ( 15/01 ).

” Baris berbaris adalah suatu wujud latihan fisik guna menanamkan disiplin, patriotisme, tanggung jawab serta membentuk sikap lahir dan bathin yang diarahkan pada terbentuknya suatu perwatakan tertentu, ” Kata Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek dalam membina latihan baris -berbaris.

Dengan memberikan materi gerakan di tempat, seperti dicontohkan pada gerakan sikap siap. Sikap Sempurna identik dengan posisi siap, maka aba-aba yang menuntun ke posisi ini adalah siap grak. Dalam posisi berdiri siap (sempurna) maka badan berdiri tegak, tumit kaki bertemu dan ujung kaki dibuka membentuk sudut 450.

Tujuannnya adalah agar kaki mampu berdiri lebih kuat dan lama. Lalu dagu agak maju, dada dibusungkan, posisi tangan lurus di samping badan mengikuti garis jahitan rok atau celana, dan jari dikepal. Untuk duduk siap, posisi berada dalam keadaan duduk di kursi. Lalu badan tegak (dada dibusungkan),  tangan diletakkan di pangkuan (paha) dan jari tidak dikepal dengan posisi telapak tangan telungkup.

Posisi saat mendengar aba-aba berdiri, setelah menjawab “siap” maka peserta mengentakkan kaki lalu berdiri. Perlu diingat, ketika berada dalam posisi siap aturan utamanya adalah yang boleh dilakukan hanya bernafas dan berkedip. Maka dalam sikap sempurna ini peserta baris terlihat berwibawa, tangguh, dan percaya diri.


Sumber : Halo