Jelang Ramadhan Polsek Kampak Waspadai Peredaran Onderdil dan Oli Palsu

 0
Jelang Ramadhan Polsek Kampak Waspadai Peredaran Onderdil dan Oli Palsuby adminHT01on.Jelang Ramadhan Polsek Kampak Waspadai Peredaran Onderdil dan Oli PalsuPolres Trenggalek – Kanit Provos Polsek Kampak Polres Trenggalek Aiptu Sulisno melaksanakan kunjungan ke salah satu toko penjual onderdil dan oli sepeda motor di Desa Bendoagung Kampak Trenggalek, Jum’at (26/05). Ketersediaan suku cadang juga salah satu penunjang industri sepeda motor, hanya yang jadi masalah yaitu maraknya suku cadang palsu yang beredar di pasaran, “Sekitar 30 […]

Polres Trenggalek – Kanit Provos Polsek Kampak Polres Trenggalek Aiptu Sulisno melaksanakan kunjungan ke salah satu toko penjual onderdil dan oli sepeda motor di Desa Bendoagung Kampak Trenggalek, Jum’at (26/05).

Ketersediaan suku cadang juga salah satu penunjang industri sepeda motor, hanya yang jadi masalah yaitu maraknya suku cadang palsu yang beredar di pasaran, “Sekitar 30 persen onderdil yang ada beredar di pasaran banyak yang palsu, Jelas ini salah satu tindak kejahatan, pasalnya suku cadang palsu juga jadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas. Jenis komponen paling laku yang paling banyak dipalsukan, seperti oli, busi, dan kampas rem dan masih banyak lagi.

Seperti halnya oli palsu masalahnya bisa macam – macam mulai dari yang ringan sampai yang berat, karena peran dari oli sendiri sangat penting untuk mesin, selain untuk melumasi mesin sehingga kerja motor juga maximal, oli ini juga dapat membersihkan dan melindungi komponen mesin agar tidak cepat aus.

Aiptu Sulisno menyarankan kepada pembeli untuk menggunakan oli asli agar tidak terjadi kerusakan pada mesin ataupun motor, beberapa gejala yang dapat dirasakan pengendara setelah mengganti oli palsu adalah mesin mengeluarkan suara kasar, laju motor kadang tersendat, oper gigi terasa kasar dan mesin cepat panas.

“Konsumen hanya perlu lebih teliti dan berani untuk memastikan pada penjual oli sebelum setuju untuk penggantian. Pada oli palsu, Kode pengaman pada tutup botol tidak sejajar atau bahkan tidak ada sama sekali, di bagian bawah botol juga tidak terdapat 4 cetakan kode, dan jendela botol lebih lebar” ujar Aiptu Sulisno berdasarkan keterangan dari penjual onderdil sepeda motor.


Sumber : Polres Trenggalek