Bangun Kebersamaan, Tiga Pilar Desa Ngentrong Buka Puasa Bersama Dengan Warga Binaannya

 0
Bangun Kebersamaan, Tiga Pilar Desa Ngentrong Buka Puasa Bersama Dengan Warga Binaannyaby adminHT01on.Bangun Kebersamaan, Tiga Pilar Desa Ngentrong Buka Puasa Bersama Dengan Warga BinaannyaPolres Trenggalek – Tiga Pilar (Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa) Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek melakukan buka puasa bersama dengan waraga masyarakat di rumah Kepala Desa. Acara ini sebetulnya sudah lama di gagas oleh Tiga Pilar, namun masih mencari waktu yang tepat, kemudian di sepakati di antara 10 hari terakhir puasa ramadhan, Rabu (21/06). […]

Polres Trenggalek – Tiga Pilar (Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa) Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek melakukan buka puasa bersama dengan waraga masyarakat di rumah Kepala Desa. Acara ini sebetulnya sudah lama di gagas oleh Tiga Pilar, namun masih mencari waktu yang tepat, kemudian di sepakati di antara 10 hari terakhir puasa ramadhan, Rabu (21/06).

Agenda Buka puasa bersama ini diawali sambutan dan tauziah, kemudian buka bersama dengan minum air manis untuk membatalkan puasa. Diteruskan sembahyang Magrip bejamah yang terakhir makan bersama.

Brigadir Joko Utomo, S.H. Bhabinkamtibmas Desa Ngentrong ini, yang bertugas sehari – hari di Polsek Karangan, Polres Trenggalek, mengatakan bahwa dengan diadakan buka puasa ramadhan bersama  yang dilaksanakan ini untuk menjalin kebersamaan antara Tiga Pilar dengan tokoh – tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda serta masyarakat desa setempat.

“Dengan ngumpul – ngumpul sepertri ini disamping untuk silaturahmi juga terjalin kebersamaan, sehingga akan tumbuh semangat menuju kerukunan dan kekompakan. Dengan demikian akan membantu dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban lingkungan,” imbuh Joko Utomo.

Selanjutnya menerangkan bahwa kultur masyarakat Desa Ngentrong yang agamis dan juga banyak yang menyukai kebudayaan jawa seperti kesenian jaranan dan sebagainya yang merupakan budaya peninggalan nenek moyang, ini menunjukkan keberagaman namun kerukunan tetap terjaga. Karena semuanya menyadari untuk saling toleransi demi menjaga persatuan dan kesatuan warga.


Sumber : Polres Trenggalek