Kapolsek Gandusari Hadiri Pertemuan Muspika Bersama Ketua Perguruan Silat

by

Polres Trenggalek – Kapolsek Gandusari Polres Trenggalek AKP Rohadi S.H, bersama Muspika Gandusari telah menghadiri pertemuan antara Muspika Gandusari dengan para Ketua Perguruan Silat Ranting Gandusari, yang bertempat di aula kantor Kecamatan Gandusari, Trenggalek, rabu (21/03/2018).

Hadir dalam kegiatan pertemuan tersebut adalah Muspika Gandusari, Ketua perguruan silat dan Wakil PSHT ranting Gandusari. Ketua perguruan silat dan Wakil PN (Pagar Nusa) ranting Gandusari, Ketua dan Wakil IKSPI ranting Gandusari, Ketua dan Wakil Porsigal ranting Gandusari.

Sambutan Kapolsek Gandusari sebagai berikut mengucapkan salam dan penghormatan kepada semua yang iadir. Kemudian disampaikan “menjelang kegiatan pilkada gubernur agar semua pihak saling menjaga diri dan keamanan di lingkunganya masing masing. Terkait permasalahan perusakan tugu pal perguruan silat yang terjadi di beberapa tempat agar di sikapi secara bijak dan saling menjaga. Diminta masing masing perguruan silat jangan sampai saling mencurigai antar perguruan karena pelaku pengrusakan belum jelas. Jangan sampai perguruan di wilayah kecamatan Gandusari yang sudah rukun dapat di provokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kemudian apabila sudah di bangun tugu pal masing masing pemilik tugu pal harus mau menjaga keamanannya. Pembangunan tugu pal perguruan silat harus punya kekuatan hukum dalam arti tidak menyalahi aturan yang berlaku” ujar AKP Rohadi Kapolsek Gandusari.

Masukan dari perguruan silat Pagar Nusa saudara Andi Budiarto sebagai berikut oleh karena dari perguruan silat PSHT membangun 2 pal, maka perguruan silat PN juga akan membangun 2 pal. Mengusulkan pertemuan antar perguruan silat alangkah baiknya di laksanakan setiap 3 bulan sekali.

Masukan dari ketua perguruan silat ranting PSHT Gandusari saudara Samsul Huda yaitu
permintaan maaf atas di bangunnya tugu pal di dusun Tugu Desa Sukorejo yang telah melanggar kesepakatan terdahulu. Putusnya komunikasi antar perguruan silat sebenarnya sudah ada dalam naungan IPSI, namun kepengurusan IPSI di Gandusari tidak ada.

Masukan IKSIP saudara Ringga sesuai kesepakatan pembangunan tugu pal ada 2 bagamana kalau ada yang membangun tanpa sepengetahuan agar di bentuk grup wa yang anggotanya seluruhnya pengurus perguruan silat di Kecamatan Gandusari.

Masukan Porsigal saudara Ali Asmungi sebagai berikut terjadinya konflik antar perguruan intinya terletak pada pendidikan akhlak. Pertemuan antar perguruan harus di laksanakan jangka panjang.

Sambutan Camat Gandusari sebagai berikut mengucapkan salam dan penghormatan. Dengan adanya pembangunan tugu pal perguruan di beberapa tempat justru malah membuat warga sekitar berdirinya tugu pal merasa kawatir dan was was. Mengajak semua perguruan semakin merapatkan barisan dengan tidak merespon segala bentuk provokasi. Mengajak semua perguruan menghapus anggapan masyarakat yang negatif selama ini yang cenderung merusak dan momok menakutkan. Muspika selaku kepanjangan tangan Pemerintah mengajak potensi masyarakat termasuk perguruan untuk membangun. Kemudian mengajak pengurus perguruan silat menghilangkan image negatif yang selama ini nempel kepada perguruan silat. Mewaspadai berita hoax yang bisa mengadu domba. Apa yang sudah di sampaikan di forum pertemuan antar ketua perguruan agar di teruskan ke seluruh anggotanya, jangan sampai kita terprovokasi oleh hal hal yang sepele.

Sambutan Danramil Gandusari sebagai berikut mengucapkan salam dan penghormatan. Kemudian menyampaikan sebagai berikut, seluruh warganegara Indonesia wajib menjadi hankam rata (pertahanan keamanan rakyat semesta). Anggota perguruan termasuk hankamrata, oleh karena itu memiliki kewajiban menjaga keamanan. mengajak anggota perguruan menjaga ketertiban dan keamanan di gandusari.


Sumber : Polres Trenggalek

No More Posts Available.

No more pages to load.