Polres Trenggalek – Jajaran kepolisian turut andil dalam pelsetarian adat dan budaya di Kabupaten Trenggalek. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya pelayanan kepolisian berupa pengamanan terhadap sejumlah kegiatan tradisi bersih desa. Tak terkecuali upacara adat bersih Dam Bagong (Nyadran) yang berada tepatnya di Kelurahan Ngantru, Kabupaten Trenggalek. Jumat, (8/5).
Tradisi yang telah diselenggarakan secara turun temurun sebagai wujud rasa syukur tersebut diawali dengan kirab tumpeng agung dan kepala kerbau dan dilanjutkan dengan ziarah makam Ki Ageng Menak Sopal yang merupakan sesepuh dan dipercaya sebagai inisiator pembangunan dam Bagong di masanya. Sebagai puncaknya adalah larung kepala kerbau di area Dam Bagong.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasihumas AKP Katik menuturkan, sebagai bentuk dukungan, Polres Trenggalek mengerahkan sedikitnya 25 personel untuk membantu pengamanan selama prosesi upacara adat berlangsung.
“Fokus utama kita membantu pengaturan arus lalu lintas, kemudian pengamanan di lokasi dan pencegahan potensi gangguan keamanan dan kriminalitas.” Jelasnya.
Bersamaan dengan itu, Polres Trenggalek juga melakukan pelayanan pengamanan pada kegiatan adat Monggang berupa kirap pusaka pada acara bersih desa Sumbergedong yang diikuti oleh ribuan masyarakat setempat.
Untuk bersih desa Sumbergedong lanjut AKP Katrik, dilibatkan kurang lebih 27 personel. Tak jauh berbeda dengan pengamanan di Dam Bagong, personel ditempatkan pada titik-titik rawan di sepanjang rute kirap yang memang cukup padat mobilitas karena berada di tengah kota Trenggalek.
“Alhamdulillah semua rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar tanpa kendala.” Pungkasnya.







